Mulai Dari Papan Nama Tidak Terpasang Sampai Perlengkapan Pekerja Tidak Lengkap, Proyek Rehab SMAN 1 Punggur Diduga Asal Jadi

  • Bagikan

Semestaraya.news – Lampung Tengah – Proyek bantuan rehabilitasi bangunan di SMAN 1 Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, menuai sorotan tajam. Proyek yang menggunakan anggaran bantuan pemerintah itu diduga dikerjakan asal-asalan dan mengabaikan aturan.

Hasil pantauan di lapangan, kejanggalan terlihat jelas. Papan nama proyek sebagai bentuk transparansi anggaran tidak terpasang. Selain itu, perlengkapan keselamatan kerja (K3) para pekerja juga tidak lengkap, bahkan terkesan diabaikan.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa penerima bantuan, yaitu oknum Kepala Sekolah SMAN 1 Punggur berinisial *S*, tidak memahami tata cara serta aturan pelaksanaan bantuan.

Padahal dalam setiap juknis bantuan rehab, penerima wajib memasang papan nama proyek, menerapkan K3, dan melaksanakan pekerjaan sesuai RAB.

Ketua DPC PWRI Lampung Tengah, *Ferry Arief*, menegaskan hal ini tidak bisa dibiarkan.

“Mulai dari papan nama tidak terpasang sampai dengan perlengkapan pekerja yang tidak lengkap, ini bukti tidak fahamnya tata cara dan aturan penerima bantuan. Ini uang negara, bukan uang pribadi. Kepala sekolah inisial S harus bertanggung jawab,” tegas Ferry, Sabtu (20/9/2026).

Saya meminta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Inspektorat untuk segera turun melakukan sidak ke SMAN 1 Punggur.

Hingga berita ini diterbitkan, oknum Kepala Sekolah SMAN 1 Punggur berinisial S belum berhasil dikonfirmasi.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *